Pembukaan: Hai Makhluk Semua
Mother's day Blessings: NDerek Dewi Maria (Meneladan Maria)
Persembahan: Hail Mary, Gentle Woman
Komuni: "In the Breaking of the Bread" by Michael P. Ward
Penutup: Salam Maria
Hai Makhluk Semua
1) Hai makhluk semua pujilah Tuhan kita
Alleluia, Alleluia, Alleluia.
Pujilah keagungan-Nya
Alleluia, Alleluia, Alleluia, Alleluia.
Alleluia, bergaung diseluruh dunia, soraklah Alleluia.
Alleluia, Alleluia, Alleluia, Alleluia.
2) Nyanyilah bersama dengan iringan suling.
Alleluia, Alleluia, Alleluia.
Pujilah Maha Tuhan.
Alleluia, Alleluia, Alleluia, Alleluia.
Alleluia, bergaung nan merdu suaranya, soraklah Alleluia.
Alleluia, Alleluia, Alleluia, Alleluia.
NDerek Dewi Maria
NDerek Dewi Maria, tamtu geng kang manah.
mBoten yen kuwatosa, Ibu njangkung tansah.
Kanjeng Ratu ing swarga amba sumarah samya.
Sang Dewi, Sang Dewi mangestunana,
Sang Dewi, Sang Dewi mangestunana.
Nadyan manah getera, dipun goda setan,
nanging batos engetnya, wonten pitulungan.
Wit Sang Putri Maria, mangsa tega anilar.
Sang Dewi, Sang Dewi mangestunana,
Sang Dewi, Sang Dewi mangestunana.
Menggah saking apesnya ngantos kelu setan.
mBoten yen ta ngantosa klantur babar pisan.
Ugeripun nyenyuwun Ibu tamtu tetulung.
Sang Dewi, Sang Dewi mangestonana,
Sang Dewi, Sang Dewi mangestonana.
Meneladan Maria
Meneladan Maria, hati 'kan gembira
tidak akan kecewa, Ibu 'kan bersama
ya Maria, Ratu Surga, kami menyerah semua
O Ibu, o Ibu, tolonglah kami (2x)
Walau hati tertekan digodai setan
Tapi kami percaya akan pertolongan
kar'na Ibu Maria akan beserta kita
O Ibu, o Ibu, tolonglah kami (2x)
Jika kar'na lemahnya dicobai setan
Tidak akan khawatir akan pertolongan
asal kita meminta, Ibu akan terbuka
O Ibu, o Ibu, tolonglah kami (2x)
Hail Mary, Gentle Woman
Intro:
Hail Mary, full of grace,
the Lord is with you,
Blessed are you among women,
And blest is the fruit of your womb, Jesus.
Holy Mary, Mother of God,
pray for us sinners now,
And at the hour of death,
Amen.
Ref:
Gentle woman, quiet light,
Morning star, so strong and bright,
Gentle Mother, peaceful dove,
Teach us wisdom, teach us love.
1) You were chosen – by the Father,
You were chosen – for the Son,
You were chosen – from all women,
And for woman – shining one. (Ref)
2) Blessed are you – among women,
Blest in turn – all women, too,
Blessed they – with peaceful spirits,
Blessed they – with gentle hearts. (Ref)
"In the Breaking of the Bread" by Michael Philip Ward
1) In the walking on the road, we saw Him.
In the telling of our hopes, we saw Him.
In the burning of our hearts, we saw the Lord.
At the meal He took the bread and then He blessed it, broke it, offered it.
In the breaking of the bread, we saw Him!
Suddenly our eyes were opened, and we knew He was alive!
2) We set out to find His friends to tell them.
We went to Jerusalem to tell them;
and with joy we told them, "We have seen the Lord!"
And as we were speaking there, He stood among us, blessed us, said to us,
"Now my peace I leave with you." We saw Him!
Suddenly our eyes were opened, and we knew He was alive!
3) But then we became afraid without Him.
In the darkened room we stayed without Him,
waiting for the One He said that He would send.
Then the Spirit of the Lord came down upon us,
filling us, changing us, giving us the strength to say:
We saw Him! Suddenly our eyes were opened, and we knew He was alive!
4) We ran out into the street to tell them,
everyone that we could meet, to tell them,
"God has raised Him up and we have seen the Lord!"
We took bread as He had done and then we blessed it, broke it, offered it.
In the breaking of the bread, we saw Him!
Suddenly our eyes were opened.
There within our midst was Jesus, and we knew He was alive.
In the breaking of the bread, He is here with us again,
and we know He is alive.
Alleluia! Alleluia! Alleluia!
Alleluia! Alleluia! Alleluia!
Salam Maria
Salam Maria, Rahmat Tuhan sertamu,
Bunda Yesus Kristus, doakanlah kami,
Salam Maria, Engkau bunda gereja,
Lindungilah kami, doakan putraMu,
Salam Maria, Ratu surga dan bumi,
Terpujilah Engkau, di sepanjang masa.
Saturday, May 7, 2011
Saturday, April 9, 2011
Lagu misa PWKI, 10 April 2011
Pembukaan: Saudara Mari Semua (PS 322)
Persembahan: Kupersembahkan Tubuhku
Komuni: Bapa Engkau Sungguh Baik
Penutup: Pada Kaki SalibMu
Saudara Mari Semua (PS 322)
Reff:
Saudara mari semua, hadaplah altar Tuhan kita,
Sambut tubuh dan darah, dari Putera Allah,
Allelu, Allelu, Allelu, Allelulia.
1) Kita adalah satu, ingin hidup yang baru,
satu budi dan hati, dalam Roh Ilahi.
2) Satu dalam Sabda-Nya, kasihi sesamamu!
Dalam suka dan duka, kita satu padu.
Kupersembahkan Tubuhku
Bapa, kupersembahkan tubuhku,
S`bagai persembahan yang hidup,
Kudus dan yang berkenan kepadaMu,
S`bagai ibadah yang sejati.
Kusembah Kau Tuhan,
Kusembah Kau Tuhan,
Kuserahkan hidupku kepada Mu,
Untuk kemuliaan namaMu.
Bapa Engkau Sungguh Baik
Bapa Engkau Sungguh Baik,
KasihMu melimpah di hidupku,
Bapa Kubert'rima kasih,
BerkatMu hari ini yang Kau sediakan bagiku,
Reff:
Kunaikkan syukurku, buat hari yang Kau b'ri,
Tak habis-habisnya kasih dan rahmat-Mu,
S'lalu baru dan tak pernah terlambat pertolongan-Mu,
Besar setia-Mu di s'panjang hidupku.
Pada Kaki SalibMu
Pada kaki salibMu, Yesus, ‘ku berlindung;
Akhir hayat Golgota, panjaran yang agung.
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.
Pada kaki salibMu ‘ku tetap percaya,
hingga dalam sorga k’lak jiwaku bahagia.
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian
Persembahan: Kupersembahkan Tubuhku
Komuni: Bapa Engkau Sungguh Baik
Penutup: Pada Kaki SalibMu
Saudara Mari Semua (PS 322)
Reff:
Saudara mari semua, hadaplah altar Tuhan kita,
Sambut tubuh dan darah, dari Putera Allah,
Allelu, Allelu, Allelu, Allelulia.
1) Kita adalah satu, ingin hidup yang baru,
satu budi dan hati, dalam Roh Ilahi.
2) Satu dalam Sabda-Nya, kasihi sesamamu!
Dalam suka dan duka, kita satu padu.
Kupersembahkan Tubuhku
Bapa, kupersembahkan tubuhku,
S`bagai persembahan yang hidup,
Kudus dan yang berkenan kepadaMu,
S`bagai ibadah yang sejati.
Kusembah Kau Tuhan,
Kusembah Kau Tuhan,
Kuserahkan hidupku kepada Mu,
Untuk kemuliaan namaMu.
Bapa Engkau Sungguh Baik
Bapa Engkau Sungguh Baik,
KasihMu melimpah di hidupku,
Bapa Kubert'rima kasih,
BerkatMu hari ini yang Kau sediakan bagiku,
Reff:
Kunaikkan syukurku, buat hari yang Kau b'ri,
Tak habis-habisnya kasih dan rahmat-Mu,
S'lalu baru dan tak pernah terlambat pertolongan-Mu,
Besar setia-Mu di s'panjang hidupku.
Pada Kaki SalibMu
Pada kaki salibMu, Yesus, ‘ku berlindung;
Akhir hayat Golgota, panjaran yang agung.
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.
Pada kaki salibMu ‘ku tetap percaya,
hingga dalam sorga k’lak jiwaku bahagia.
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian
Sunday, March 6, 2011
Lagu misa PWKI, 13 Maret 2011
Pembukaan: This Day God Gives Me
Persembahan: Hati S'bagai Hamba
Komuni: Above All
Penutup: Though The Mountains May Fall
This Day God Gives Me
1) This day God gives me, strength of high heaven,
Sun and moon shining, flame in my hearth,
Flashing of lightning, wind in its swiftness,
Deeps of the ocean, firmness of earth.
2) This day God sends me, strength as my guardian,
Might to uphold me, wisdom as guide,
Your eyes are watchful, your ears are list’ning,
Your lips are speaking, friend at my side.
Hati S'bagai Hamba
Ku tak membawa apapun juga
Saat ku datang ke dunia
Ku tinggal semua pada akhirnya
Saat ku kembali ke surga
Refren:
Inilah yang ku punya, hati s'bagai hamba
Yang mau taat dan setia pada Mu Bapa
Kemanapun ku bawa, hati yang menyembah
Dalam Roh dan kebenaran sampai s'lamanya
Bridge:
Bagaimana ku membalas kasih-Mu
S'gala yang ku punya itu milik-Mu,
Itu milik-Mu
Above All
Above all powers, above all kings
Above all nature, and all created things
Above all wisdom, and all the ways of man
You were here, before the world began
Above all kingdoms, above all thrones
Above all wonders, the world has ever known
Above all wealth, and treasures of the earth
There's no way to measure what You're worth
Refren:
Crucified, laid behind a stone
You lived to die, rejected and alone
Like a rose trampled on the ground
You took the fall, and thought of me
Above all
Though The Mountains May Fall
Refren:
Though the mountains may fall and the hills turn to dust,
Yet the love of the Lord will stand
As a shelter to all who will call on his name,
Sing the praise and the glory of God.
1) Could the Lord ever leave you?
Could the Lord forget His love?
Though a mother forsake her child,
He will not abandon you.
2) Should you turn and forsake Him,
He will gently call your name.
Should you wander away from Him,
He will always take you back.
Persembahan: Hati S'bagai Hamba
Komuni: Above All
Penutup: Though The Mountains May Fall
This Day God Gives Me
1) This day God gives me, strength of high heaven,
Sun and moon shining, flame in my hearth,
Flashing of lightning, wind in its swiftness,
Deeps of the ocean, firmness of earth.
2) This day God sends me, strength as my guardian,
Might to uphold me, wisdom as guide,
Your eyes are watchful, your ears are list’ning,
Your lips are speaking, friend at my side.
Hati S'bagai Hamba
Ku tak membawa apapun juga
Saat ku datang ke dunia
Ku tinggal semua pada akhirnya
Saat ku kembali ke surga
Refren:
Inilah yang ku punya, hati s'bagai hamba
Yang mau taat dan setia pada Mu Bapa
Kemanapun ku bawa, hati yang menyembah
Dalam Roh dan kebenaran sampai s'lamanya
Bridge:
Bagaimana ku membalas kasih-Mu
S'gala yang ku punya itu milik-Mu,
Itu milik-Mu
Above All
Above all powers, above all kings
Above all nature, and all created things
Above all wisdom, and all the ways of man
You were here, before the world began
Above all kingdoms, above all thrones
Above all wonders, the world has ever known
Above all wealth, and treasures of the earth
There's no way to measure what You're worth
Refren:
Crucified, laid behind a stone
You lived to die, rejected and alone
Like a rose trampled on the ground
You took the fall, and thought of me
Above all
Though The Mountains May Fall
Refren:
Though the mountains may fall and the hills turn to dust,
Yet the love of the Lord will stand
As a shelter to all who will call on his name,
Sing the praise and the glory of God.
1) Could the Lord ever leave you?
Could the Lord forget His love?
Though a mother forsake her child,
He will not abandon you.
2) Should you turn and forsake Him,
He will gently call your name.
Should you wander away from Him,
He will always take you back.
Monday, February 14, 2011
Indonesian Dance and Choir - Lunar New Year Mass at St. Therese (Feb 13, 2011)
Sunday, February 13, 2011, 9:30 AM
St Therese Chinese Mission
218 West Alexander Street
Chicago, IL 60616-1910
Bawalah Persembahan (Present Our Offerings)
Present our offerings to the Holy Altar
May God the Father be pleased to accept our tokens of love
Present our joyful hearts to the Holy Altar
May God the Father be pleased to accept the flowers of our heart
Gone are the emptiness and restlessness in our hearts
The fields of work are transformed in splendor
Adorned by a kaleidoscope of intentions
Just as flowers blooming radiantly
Present a melody of trust and surrender to the Holy Altar
May God the Father be pleased to accept the fruits of our labor.
Penari:
Anton Pulung-Maghijn
Catur Rismiati
Endah Frey
Cecilia Anderson
Tara Jennings
Lily Cooley
Cindy Quendangen
Nathasa Anindya Tanto
Penyanyi:
Soprano: Elisabeth "Lisa" Arman
Agnes Purwaningsih
Lisa Tanasaleh
Alto: Imelda Palmas
Andrea Noerjadi
Evi Sukmaningrum
Tenor: Pius Nurwidasa
Markus Budiraharjo
Bass: Fr. Fransiskus Xaverius Yangminta
Josef San Dou
Romo Lukas
Musisi:
Ukulele: Pius Nurwidasa
Guitar: Fr. Atoin "Tony" Kuan
Flute: Joan Crist
Piano: Jimmy
Videographer:
Edy Gunawan (dancer)
Krisna Halim (koor)
Doa Umat:
Agnes Purwaningsih
Konsumsi:
Imelda Palmas (Indonesian Noodle)
St Therese Chinese Mission
218 West Alexander Street
Chicago, IL 60616-1910
Bawalah Persembahan (Present Our Offerings)
Present our offerings to the Holy Altar
May God the Father be pleased to accept our tokens of love
Present our joyful hearts to the Holy Altar
May God the Father be pleased to accept the flowers of our heart
Gone are the emptiness and restlessness in our hearts
The fields of work are transformed in splendor
Adorned by a kaleidoscope of intentions
Just as flowers blooming radiantly
Present a melody of trust and surrender to the Holy Altar
May God the Father be pleased to accept the fruits of our labor.
Penari:
Anton Pulung-Maghijn
Catur Rismiati
Endah Frey
Cecilia Anderson
Tara Jennings
Lily Cooley
Cindy Quendangen
Nathasa Anindya Tanto
Penyanyi:
Soprano: Elisabeth "Lisa" Arman
Agnes Purwaningsih
Lisa Tanasaleh
Alto: Imelda Palmas
Andrea Noerjadi
Evi Sukmaningrum
Tenor: Pius Nurwidasa
Markus Budiraharjo
Bass: Fr. Fransiskus Xaverius Yangminta
Josef San Dou
Romo Lukas
Musisi:
Ukulele: Pius Nurwidasa
Guitar: Fr. Atoin "Tony" Kuan
Flute: Joan Crist
Piano: Jimmy
Videographer:
Edy Gunawan (dancer)
Krisna Halim (koor)
Doa Umat:
Agnes Purwaningsih
Konsumsi:
Imelda Palmas (Indonesian Noodle)
Monday, February 7, 2011
Lunar New Year Celebration at St. Therese (13 Februari 2011)
Latihan #1: Saturday, January 22, 2011
St Therese Chinese Mission
218 West Alexander Street
Chicago, IL 60616-1910
Latihan #2/Dry Run: Saturday, February 12, 2011
Music Room Basement St Therese
Song Choices
Antar Bacaan:
Persembahan: Bawalah Persembahan
================================
Lirik2 dan Video Latihan:
1) Bawalah persembahanmu nanti,
Ke altar yang suci,
Semoga Allah Bapa berkenan,
Mengambil tanda cintamu,
2) Bawalah hati indah berseri,
Ke altar yang suci,
Semoga Allah Bapa berkenan,
Mengambil bunga hatimu
Refrain:
Lenyaplah kesan hampa gulana,
Semarak kini medan berbakti,
Berhiaskan niat warna warni,
Bagaikan kembang mekar berseri,
3) Bawalah senandung pasrah hati,
Ke altar yang suci,
Semoga Allah Bapa berkenan,
Mengambil bakti dirimu.
St Therese Chinese Mission
218 West Alexander Street
Chicago, IL 60616-1910
Latihan #2/Dry Run: Saturday, February 12, 2011
Music Room Basement St Therese
Song Choices
Antar Bacaan:
Persembahan: Bawalah Persembahan
================================
Lirik2 dan Video Latihan:
1) Bawalah persembahanmu nanti,
Ke altar yang suci,
Semoga Allah Bapa berkenan,
Mengambil tanda cintamu,
2) Bawalah hati indah berseri,
Ke altar yang suci,
Semoga Allah Bapa berkenan,
Mengambil bunga hatimu
Refrain:
Lenyaplah kesan hampa gulana,
Semarak kini medan berbakti,
Berhiaskan niat warna warni,
Bagaikan kembang mekar berseri,
3) Bawalah senandung pasrah hati,
Ke altar yang suci,
Semoga Allah Bapa berkenan,
Mengambil bakti dirimu.
Wednesday, January 5, 2011
Misa Januari 9, 2011
Latihan #1: Sun Jan 2
St. Maria Addolorata Church
528 North ADA Street, chicago, IL
Latihan #2/Dry Run: Sun Jan 9
Music Room Basement St Therese 10AM (Teng) - before 11AM mass.
Song Choices
Pembukaan: Christ Be Our Light
Persembahan: Bagaikan Bejana
Komuni 1: Tuhan adalah Gembalaku
Komuni 2: Sentuh Hatiku
Penutup: Wartakan Dengan Lantang (Go Tell it on the Mountain)
Ordinarium (Tuhan Kasihanillah Kami, Kemuliaan, Kudus, Anak Domba Allah) - Misa Senja
Bapa Kami: Totok Pujianto KAJ
================================
Lirik2 dan Video Latihan:
Christ Be Our Light
1. Longing for light, we wait in darkness.
Longing for truth, we turn to you.
Make us your own, your holy people,
light for the world to see.
Refrain
Christ, be our light! Shine in our hearts.
Shine through the darkness.
Christ, be our light!
Shine in your church gathered today.
2. Longing for peace, our world is troubled.
Longing for hope, many despair.
Your word alone has pow’r to save us.
Make us your living voice.
Bagaikan Bejana (Ku Mau S'pertiMU Yesus)
Bagaikan bejana siap dibentuk
Demikian hidupku di tanganMu
Dengan urapan kuasa rohMu
Kudibaharui selalu
Jadikanku alat dalam rumahMu
Inilah hidupku di tanganMu
Bentuklah s'turut kehendakMu
Pakailah sesuai rencanaMu
Kumau spertiMu Yesus
Disempurnakan selalu
Dalam sgenap jalanku
Memuliakan namaMu
Tuhan Adalah Gembalaku
1. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku
Ia membaringkan aku, di padang yang berumput hijau
Refrain:
Ia membimbingku, ke air yang tenang
Ia menyegarkan jiwaku
Ia menuntunku ke jalan yang benar
Oleh karna namaNya
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman -> bait 2
End:
(Sebab aku akan diam dalam)
(Rumah Bapa s'panjang masa)
2. Aku tidak takut bahaya sebab Tuhan besertaku
GadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku
Sentuh Hatiku
Betapa kumencintai
Segala yang t'lah terjadi
Tak pernah sendiri jalani hidup ini
Selalu Menyertai
Betapa kumenyadari
Di dalam hidupku ini
KAU selalu memberi rancangan terbaik
Oleh karena kasih
Reff :
BAPA, sentuh hatiku, ubah hidupku
Menjadi yang baru
Bagai emas yang murni
Kau membentuk bejana hatiku
BAPA, ajarku mengerti
Sebuah kasih yang selalu memberi
Bagai air mengalir yang tiada pernah berhenti
Wartakan Dengan Lantang (Go Tell It on the Mountain)
Reff:
Wartakan Dengan Lantang
Sampai ke ujung dunia
Nyatakan dengan riang
Yesus Sudah Datang --> verse
(Go Tell it on the mountain
Over the hills and ev'rywhere
Go tell it on the mountain
That Jesus Christ is born)
1. Gembala terpana memandang angkasa
Penuh malaikat surga, menaburkan warta, Ya!! --> Reff.
2. Larilah gembala, menuju ke gua
Bersujud dan berdoa, pada Allah Putra, Ya!! --> Reff.
Ordinarium & Bapa Kami
St. Maria Addolorata Church
528 North ADA Street, chicago, IL
Latihan #2/Dry Run: Sun Jan 9
Music Room Basement St Therese 10AM (Teng) - before 11AM mass.
Song Choices
Pembukaan: Christ Be Our Light
Persembahan: Bagaikan Bejana
Komuni 1: Tuhan adalah Gembalaku
Komuni 2: Sentuh Hatiku
Penutup: Wartakan Dengan Lantang (Go Tell it on the Mountain)
Ordinarium (Tuhan Kasihanillah Kami, Kemuliaan, Kudus, Anak Domba Allah) - Misa Senja
Bapa Kami: Totok Pujianto KAJ
================================
Lirik2 dan Video Latihan:
Christ Be Our Light
1. Longing for light, we wait in darkness.
Longing for truth, we turn to you.
Make us your own, your holy people,
light for the world to see.
Refrain
Christ, be our light! Shine in our hearts.
Shine through the darkness.
Christ, be our light!
Shine in your church gathered today.
2. Longing for peace, our world is troubled.
Longing for hope, many despair.
Your word alone has pow’r to save us.
Make us your living voice.
Bagaikan Bejana (Ku Mau S'pertiMU Yesus)
Bagaikan bejana siap dibentuk
Demikian hidupku di tanganMu
Dengan urapan kuasa rohMu
Kudibaharui selalu
Jadikanku alat dalam rumahMu
Inilah hidupku di tanganMu
Bentuklah s'turut kehendakMu
Pakailah sesuai rencanaMu
Kumau spertiMu Yesus
Disempurnakan selalu
Dalam sgenap jalanku
Memuliakan namaMu
Tuhan Adalah Gembalaku
1. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku
Ia membaringkan aku, di padang yang berumput hijau
Refrain:
Ia membimbingku, ke air yang tenang
Ia menyegarkan jiwaku
Ia menuntunku ke jalan yang benar
Oleh karna namaNya
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman -> bait 2
End:
(Sebab aku akan diam dalam)
(Rumah Bapa s'panjang masa)
2. Aku tidak takut bahaya sebab Tuhan besertaku
GadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku
Sentuh Hatiku
Betapa kumencintai
Segala yang t'lah terjadi
Tak pernah sendiri jalani hidup ini
Selalu Menyertai
Betapa kumenyadari
Di dalam hidupku ini
KAU selalu memberi rancangan terbaik
Oleh karena kasih
Reff :
BAPA, sentuh hatiku, ubah hidupku
Menjadi yang baru
Bagai emas yang murni
Kau membentuk bejana hatiku
BAPA, ajarku mengerti
Sebuah kasih yang selalu memberi
Bagai air mengalir yang tiada pernah berhenti
Wartakan Dengan Lantang (Go Tell It on the Mountain)
Reff:
Wartakan Dengan Lantang
Sampai ke ujung dunia
Nyatakan dengan riang
Yesus Sudah Datang --> verse
(Go Tell it on the mountain
Over the hills and ev'rywhere
Go tell it on the mountain
That Jesus Christ is born)
1. Gembala terpana memandang angkasa
Penuh malaikat surga, menaburkan warta, Ya!! --> Reff.
2. Larilah gembala, menuju ke gua
Bersujud dan berdoa, pada Allah Putra, Ya!! --> Reff.
Ordinarium & Bapa Kami
Subscribe to:
Posts (Atom)